Quantum Sarana Medik issuu.com link
Quantum Sarana Medik Youtube Channel
Quantum Sarana Medik Instagram
Quantum Sarana Medik Twitter
Quantum Sarana Medik Facebook Page
Add Line Chat
Kesehatan Gusi: penting
 7 Oktober, 2015


Gusi sangat penting terhadap kesehatan mulut seseorang. Gusi merupakan jaringan kokoh yang umumnya berwana merah muda. Karena terdapat banyak pembuluh darah yang kecil-kecil dan rapat, gusi membungkus tulang rahang atas dan bawah, juga menempel pada bagian bawah gigi sehingga apa yang terjadi pada gigi bisa berdampak pada gusi

.

Gusi bengkak berarti pada gusi tersebut terjadi peradangan atau infeksi malasi sehingga berwarna lebih merah dari sekitarnya (gusi sehat), gusi jadi menonjol, terkadang terlihat kekuningan di ujungnya sebagai tanda adanya nanah. Gusi bengkak menjadi menjadi sensitive dan biasanya terasa sangat sakit bahkan terasa berdenyut. Tak jarang pula gusi bengkak mudah berdarah ketika menggosok gigi. Adapula yang bengkaknya membuat wajah tidak simetris.


Gingivitis

Gingivitis atau radang gusi adalah penyebab tersering. Gingivitis merupakan penyakit gusi penyebab gusi menjadi iritasi dan bengkak. Banyak orang mengalami Gingivitis dan tidak menyadari, gejalanya bisa sangat ringan. Namun, jika dibiarkan atau tidak diobati gusi bengkak akibat Gingivitis tersebut akhirnya dapat menyebabkan hilangnya gigi.

Penyebab tersering Gingivitis adalah buruknya kebersihan, sehingga memungkinkan plak menumpuk pada garis perbatas gusi dan gigi. Plak adalah lapisan terdiri dari bakteri dan partikel makanan yang menempel pada gigi dari waktu ke waktu. Jika plak tetap pada gigi selama lebih dari beberapa hari, akan menjadi karang gigi. Karang gigi lebih sulit dibersihkan daripada plak. Karang gigi yang menusuk gusi dapat menyebabkan radang gusi kemudian membengkak.

Gusi bengkak

Infeksi ini disebabkan oleh jamur dan virus berpotensi menyebabkan gusi bengkak. Jika anda memiliki herpes (virus) bisa menyebabkan kondisi yang disebut herpes akut gingivotomatitis, juga menyebabkan gusi bengkak.


Cara mengobati gusi bengkak

Harus dengan cara yang benar, konsultasikan dengan dokter gigi anda secara berkala sebelum melakukan langkah-langkah dibawah ini:

  • Menyikat gigi dengan lembut sehingga tidak mengiritasi gusi.
  • Berkumur dengan larutan air asin untuk membersihkan gigi, gusi, dan rongga mulut dari bakteri.
  • Minum banyak air untuk membantu menyiram mulut dari bakteri. Air juga akan membantu merangsang produksi air liur, yang membunuh bakteri gusi bengkak.
  • Menghindari iritasi, termasuk obat kumur keras, alkohol, dan tembakau (rokok)
  • Menempatkan kompres hangat di wajah (pipi pada gusi yang bengkak) untuk mengurangi rasa sakit pada gusi.


Kapan harus ke dokter gigi

Jika gusi anda bengkak selama lebih dari dua minggu, anda harus berobat ke dokter gigi. Dokter gigi akan mengajukan pertanyaan tentang kapan mulai terjadi bengkak dan seberapa sering itu terjadi. Dokter gigi juga akan menanyakan apakah anda sedang hamil dan menanyakan ada yang berubah pada pola makan anda. Tes darah juga dapat dilakukan untuk melihat apakah anda inveksi atau tidak.

Jika ternyata gusi bengkak disertai nanah (abses gingiva) maka tindakan yang akan dilakukan yaitu insisi dan drainase, nanah akan dikeluarkan melalui sayatan kecil pada gusi kemudian dibiarkan mengalir hingga bersih, prosedur ini dilakuakan setelah dilakukan pembiusan, jangan takut karena tidak akan terasa sakit.

Dalam kasus Gingivitis yang berat, pembedahan mungin diperlukan. Salah satu pilihan pengobatan umum adalah kuretase, prosedur dimana gusi bengkak akan dikerok agar gusi yang tersisa dapat tumbuh dengan sehat.

Masyarakat jangan sungkan untuk memeriksakan kesehatan gigi secara rutin, setidaknya 6 bulan sekali. Di Klinik Quantum dokter gigi praktek hampir setiap hari, jangan tunggu ada masalah baru datang ke dokter, karena jika datang setelah giginya bermasalah, rasa sakit yang diderita akibat kerusakan gigi itu sungguh lebih sakit daripada sakit hati.


Warning: call_user_func_array() expects parameter 1 to be a valid callback, function 'crunchify_disable_comment_url' not found or invalid function name in /home/k7792441/public_html/wp-includes/class-wp-hook.php on line 286

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *